Lihat Warung Sunyi, Kedua Laki-laki Ini Jambret HP dari Tangan Anak Sugiri di Sibolga

  • Whatsapp
Kedua Tersangka dan Barang Bukti di Mapolres Sibolga.

TapanuliSatu.Com – Berawal ketika mendengar suara jeritan, Sugiri (38) warga Jalan SM Raja Gg Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, sontak terbangun. Rupanya, HP milik anaknya dirampas oleh orang yang tadinya naik sepeda motor.

Karena kejadian itu, Sugiri kemudian mendatangi Mapolres Sibolga, membuat laporan pengaduan sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (23/9).

Bacaan Lainnya

Dihadapan Polisi, Sugiri menerangkan, kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (22/9). Saat itu anaknya sedang asik bermain HP merk Infinix Hot 7 Pro berwarna hitam.

Tiba-tiba, salah satu laki-laki naik sepeda motor merampas HP tersebut dari tangan anaknya. “Sugiri sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun tidak berhasil. Sehingga atas kejadian itu, ia mengalami kerugian sekitar Rp 1.650.000,” ujar Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi kepada wartawan melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Rabu (7/10).

Setelah menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D Harahap memerintahkan Unit Opsnal melakukan lidik dan olah TKP.

Hasilnya, personil Sat Reskrim Polres Sibolga berhasil menangkap seorang laki-laki dari dalam rumah di Jalan Kenanga, Kelurahan Angin Nauli, Kota Sibolga.

Kemudian hasil pengembangan, Polisi kembali menangkap seorang laki-laki di salah satu warnet di Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara.

Kedua tersangka yang masih melajang itu merupakan warga Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, yakni inisial MAS berusia 20 tahun warga Jalan Kenanga, dan WKS berusia 25 tahun, berprofesi sebagai nelayan, warga Jalan Melur Gg Sembad.

Berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh polisi, tersangka MAS belum pernah dihukum, sedangkan tersangka WKS sudah pernah dihukum dua kali, pertama tahun 2017 kasus pencurian dan dihukum selama 1 tahun 4 bulan dan dijalani 1 tahun.

Kedua, tahun 2018 dalam kasus yang sama, dihukum selama 2 tahun 6 bulan dan dijalani selama 2 tahun 5 bulan di Lapas Klas IIA Sibolga di Jalan Tukka, Tapteng.

Dalam kasus pencurian HP milik anak Sugiri ini, perampasan dilakukan oleh tersangka MAS, sedangkan tersangka WKS berada di atas sepeda motor untuk memantau situasi.

“Kedua tersangka langsung kabur setelah merampas HP dari tangan anak Sugiri, dan rencananya akan mereka jual,” kata Sormin.

Kronologis

Kasus perampasan HP ini terjadi ketika kedua tersangka melintas naik sepeda motor. Ketika berada di depan warung milik korban di Jalan SM Raja Sibolga, tersangka MKS melihat keadaan warung tersebut sunyi.

Saat itu, kedua pelaku ini melihat anak Sugiri sedang bermain HP. Melihat ada peluang untuk mencuri, tersangka MKS menghentikan laju sepeda motor mereka di depan warung tersebut.

“Tersangka MAS kemudian berjalan ke dalam warung tersebut dan langsung merampas HP dari tangan anak Sugiri,” Sormin menambahkan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (2) Subs pasal 365 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *