Bocah Terpental Dianiaya Pria Dewasa di Sibolga, Pelaku Ternyata Ayah Kandungnya

  • Whatsapp
FOTO: Pelaku RM (kiri) dan Anaknya (kanan).

TapanuliSatu.Com – Sebuah video berisi aksi kekerasan terhadap seorang bocah yang dilakukan oleh seorang pria dewasa yang viral di media sosial terjadi di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut).

Pelaku ternyata ayah kandunganya sendiri berinisial RM warga Jalan Kader Manik Lorong III, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan. Korban masih pelajar berusia 11 tahun.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan oleh kakek korban ke pihaknya pada Minggu (19/4) malam.

“Pelapor bernama Hasan Hutabara warga Simaninggir Desa Simaninggir Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan,” ujar Iptu Sormin.

Peristiwa penganiayaan itu, kata Sormin terjadi pada Selasa (14/4) petang sekira pukul 18.30 WIB di dalam rumah pelaku.

Menurut Sormin, kabar cucunya dianiaya pelaku berawal ketika dirinya baru pulang ziarah kubur di Desa Aek Tolong Gunung Marijo, Kecamatan Pinangsori, Tapanuli Tengah, Minggu (19/4).

“Saat itu Hasan Hutabarat (pelapor) didatangi seseorang yang mengatakan bahwa cucunya bernama Kumbang telah di pukuli oleh ayah kandungnya. Hal itu juga dibuktikan dengan foto dan video berisi adegan kekerasan yang ditunjukkan kepada Hasan,” katanya.

Setelah melihat aksi menantunya lewat video itu. Hasan pun menyesalkan perilaku RM. Selanjutnya dia melaporkannya ke Polres Sibolga.

“Tindakan yang dilakukan Polisi atas laporan Hasan Hutabarat adalah membuat Visum et Repertum. Meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi,” jelasnya.

Dia menambahkan, kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sibolga.

Sebelumnya diberitakan, dalam video yang beredar, pelaku RM terlihat menganiaya anak kandungnya sendiri di dalam rumah.

Ironisnya, korban bahkan sempat terpental saat dihajar pelaku. Kumbang tak berdaya dan ketakutan di bawah tekanan ayah kandungnya itu.

Dalam interaksi keduanya dalam video itu, pelaku tampak sengaja merekam aksinya itu dan menyuruh anaknya menceritakan apa yang dialaminya untuk disampaikan kepada ibunya melalui rekaman video tersebut.

“Mak, pulang lah mamak, sudah marase aku dibikin bapak, ndak diperdulikan kami,” ucap si bocah sambil diajari pria tersebut.

“Trusss (bilang),” bentak pria itu lagi kepada si bocah tersebut.

“Ndak dikasih kami makan,” lanjut bocah itu, dan kemudian sang pria itu tiba-tiba meninju si bocah tersebut dan menjerit kesakitan. (ts)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *